Panduan Menyusun Technical Competency Framework Untuk Departemen Eksplorasi Perusahaan Migas
- Farvis Indonesia
- Oct 21
- 3 min read
1. Tentukan Tujuan dan Prinsip Dasar
Sebelum menyusun rerangka kompetensi teknikal, tentukan dulu why (mengapa penting bagi Anda) tujuan apa yang ingin dicapai dengan menyusun technical competency untuk divisi eksplorasi. Misalnya, hal ini penting karena akan:
· Mendukung efektivitas kegiatan eksplorasi (discovery → appraisal → development).
· Menjamin fit-for-role (kompetensi teknis sesuai jabatan).
· Menjadi dasar untuk asesmen, pelatihan teknis, career path, dan succession plan.
Prinsip dasar:
Harus spesifik pada tahapan eksplorasi migas.
Berdasarkan best practice industri (misal: SPE, IOGP, Schlumberger, Shell competency model).
Terukur dan bisa dikembangkan bertahap (level beginner hingga expert).
2. Petakan Struktur Jabatan di Departemen Eksplorasi
Biasanya meliputi:
Area Fungsi | Contoh Jabatan |
Geoscience | Geologist, Geophysicist, Seismic Interpreter |
Petrophysics | Petrophysicist, Core Analyst |
Reservoir Engineering (Exploration phase) | Reservoir Engineer (Exploration Support) |
Exploration Project Management | Exploration Project Manager, Exploration Planner |
Drilling & Well Planning | Drilling Engineer, Wellsite Geologist |
HSE & Risk Assessment | Exploration HSE Specialist, Risk Analyst |
3. Identifikasi Technical Competency Domain
Gunakan domain kompetensi utama berikut:
Domain Kompetensi | Contoh Kompetensi Teknis |
Geology & Geophysics | Seismic Interpretation, Structural Mapping, Basin Modeling, Stratigraphic Analysis |
Petrophysics | Log Interpretation, Core Data Integration, Rock Physics |
Reservoir Characterization | Volumetric Estimation, Uncertainty Analysis |
Geochemical Analysis | Source Rock Evaluation, Hydrocarbon Migration |
Exploration Risk & Uncertainty | Prospect Evaluation, Play Analysis |
Exploration Economics | Resource Classification (SPE-PRMS), Exploration Portfolio Ranking |
Drilling Planning (Exploration Phase) | Well Location Optimization, Drilling Risk Management |
Data Management & GIS | Seismic Data Processing, Data Quality Control |
HSE & Regulatory Compliance | Environmental Baseline, Permit Requirements |
Technology Application | Subsurface Modeling Software (Petrel, Kingdom, etc.) |
4. Definisikan Level Kompetensi
Gunakan 4–5 level kompetensi, misalnya:
Level | Deskripsi | Contoh |
1. Awareness | Memahami konsep dasar | Menjelaskan prinsip dasar seismic interpretation |
2. Basic Application | Dapat menerapkan dengan supervisi | Melakukan interpretasi zona reservoir dengan bimbingan |
3. Proficient | Dapat bekerja mandiri | Melakukan evaluasi prospect secara independen |
4. Advanced | Menjadi subject matter expert | Memimpin studi eksplorasi lintas fungsi |
5. Strategic / Mastery | Mengembangkan metodologi baru | Merancang strategi eksplorasi wilayah baru |
5. Validasi dengan Expert & Benchmark
· Libatkan senior geologist, chief geophysicist, dan exploration manager.
· Bandingkan dengan framework dari:
o IOGP Competence Framework for Geoscientists
o SPE Petroleum Engineering Competency Matrix
o Shell / BP Exploration Competency Framework
6. Dokumentasi & Implementasi
Buat dokumen resmi seperti:
1. Exploration Technical Competency Dictionary – daftar lengkap kompetensi dan definisinya.
2. Competency Matrix – jabatan vs level kompetensi.
3. Assessment Guide – panduan untuk self/manager assessment.
4. Learning Roadmap – rekomendasi pelatihan per level.
Contoh potongan matriks sederhana:
Kompetensi | Geologist | Sr. Geologist | Exploration Mgr |
Seismic Interpretation | 2 | 4 | 3 |
Prospect Evaluation | 2 | 4 | 5 |
Exploration Risk Analysis | 1 | 3 | 5 |
How to Use This Framework
Framework ini dapat digunakan oleh tiga kelompok utama:
Pengguna | Tujuan Penggunaan | Panduan Praktis |
HR Function |
|
|
Line Manager |
|
|
Employee / Geoscientist |
|
|
Tips penggunaan agar efektif:
· Gunakan framework ini bersama HR tools lain seperti Job Description, IDP, dan Training Catalog.
· Lakukan review kompetensi setiap tahun atau setelah proyek besar.
· Gunakan Learning & Development Roadmap untuk menentukan prioritas pelatihan.





Terima kasih Bu Farina. Bagus sekali Bu.
Sangat insightful bagi saya yang sedang menyusun kamus kompetensi di perusahaan Oil & Gas. Terima kasih, Bu Farina! 😍