top of page

ALAT UKUR KPI BUDAYA COACHING

Melanjutkan tulisan di blog sebelumnya mengenai program intervensi untuk setiap level coaching culture maturity, berikut saya susun alat ukur (measurement tools) untuk setiap KPI di tiap level kematangan budaya coaching. Semua alat ini low cost, praktis, dan bisa dijalankan HR internal tanpa vendor mahal.



Saya susun per jenis alat ukur, lalu saya mapping ke KPI per level, supaya mudah dipakai sebagai toolkit.


1️⃣ Pulse Survey (Survei Singkat)

Digunakan untuk:

  • Mindset

  • Persepsi coaching

  • Dampak awal (trust, ownership, engagement)

Format:

  • 5–10 pertanyaan

  • Skala 1–5 (Sangat Tidak Setuju – Sangat Setuju)

  • Dilakukan 2–3x per tahun


Contoh pertanyaan

Level 1 – Awareness

  • “Atasan saya lebih sering bertanya daripada langsung memberi solusi.”

  • “Saya merasa aman menyampaikan pendapat di tim.”

Level 2 – Skill & Practice

  • “Atasan saya membantu saya berpikir, bukan hanya memberi jawaban.”

  • “Percakapan 1-on-1 membantu perkembangan saya.”

Level 3 – Integration

  • Performance review saya berfokus pada pembelajaran dan pengembangan.”

  • “Saya memiliki ownership yang jelas terhadap target kerja saya.”

Level 4 – Impact

  • “Tim kami mampu menyelesaikan masalah tanpa selalu eskalasi ke atasan.”

  • “Kolaborasi lintas fungsi berjalan efektif.”

Level 5 – Sustainability

  • “Pemimpin di organisasi ini secara konsisten mengembangkan pemimpin lain.”

  • “Pembelajaran dan refleksi adalah bagian dari budaya kerja.”


📌 Output:Skor rata-rata per level + tren peningkatan


2️⃣ Self-Assessment Manajer (Checklist Perilaku Coaching)

Digunakan untuk:

  • Leadership mindset

  • Konsistensi praktik coaching

Format:

  • Checklist bulanan / kuartalan

  • Ya / Tidak / Kadang-kadang


Contoh checklist

  • Saya menyiapkan pertanyaan sebelum 1-on-1

  • Saya menahan diri untuk tidak langsung memberi solusi

  • Saya menutup percakapan dengan komitmen dari coachee

  • Saya melakukan refleksi setelah percakapan penting


📌 Digunakan di: Level 1–3

📌 Output: % manajer yang mempraktikkan coaching secara konsisten


3️⃣ Log Percakapan Coaching (Coaching Conversation Log)

Digunakan untuk:

  • Mengukur frekuensi & konsistensi coaching

Format sangat sederhana (Excel / Google Form):

  • Tanggal

  • Dengan siapa

  • Topik

  • Coaching / directing

  • Outcome singkat


📌 Digunakan di: Level 2–4

📌 Output KPI:

  • % manajer melakukan coaching min. 1x/bulan

  • Jumlah coaching conversation per unit


4️⃣ Observasi Ringan / Spot Check

Digunakan untuk:

  • Validasi kualitas coaching (bukan audit ketat)


Pelaksana: HR / internal coach / pimpinan seniorMetode:

  • Observasi rapat / 1-on-1 (sampling)


Indikator observasi

  • Pertanyaan terbuka digunakan

  • Mendengarkan aktif

  • Tidak mendominasi percakapan

  • Coachee menyimpulkan sendiri


📌 Digunakan di: Level 1–3

📌 Output: Skor kualitas coaching (rendah – sedang – baik)


5️⃣ Pre–Post Coaching Skill Assessment

Digunakan untuk:

  • Mengukur efektivitas pelatihan coaching

Format:

  • Assessment sebelum & sesudah pelatihan

  • Bisa berupa:

    • Quiz singkat

    • Role play dengan rubric sederhana


Contoh indikator

  • Kualitas pertanyaan

  • Struktur percakapan

  • Kemampuan mendengarkan

  • Penutupan dengan action plan


📌 Digunakan di: Level 2

📌 Output: % peningkatan kompetensi (mis. +20%)


6️⃣ Team Effectiveness Survey

Digunakan untuk:

  • Team coaching

  • Kolaborasi & akuntabilitas


Contoh indikator

  • Kejelasan tujuan tim

  • Kualitas diskusi & keputusan

  • Akuntabilitas antar anggota

  • Cara tim menyelesaikan konflik


📌 Digunakan di: Level 4

📌 Output: Skor efektivitas tim sebelum–sesudah coaching


7️⃣ Business Proxy Metrics (Indikator Tidak Langsung)

Digunakan untuk:

  • Mengaitkan coaching dengan dampak bisnis


Contoh proxy

  • Penurunan eskalasi ke atasan

  • Penurunan konflik formal

  • Peningkatan penyelesaian masalah di level tim

  • Retensi talenta kunci

  • Readiness suksesi


📌 Digunakan di: Level 3–5

📌 Output: Tren perbaikan dari waktu ke waktu


8️⃣ Coaching Culture Health Review (Tahunan)

Digunakan untuk:

  • Level 5 (sustainability)

Isi review:

  • Konsistensi perilaku coaching

  • Keberlanjutan pasca pergantian pimpinan

  • Ketersediaan internal coach

  • Alignment dengan nilai & sistem


📌 Metode: workshop refleksi + data KPI

📌 Output: rekomendasi intervensi lanjutan


Ringkasan: Alat Ukur per Level

Level

Alat Ukur Utama

1

Pulse survey, observasi ringan

2

Skill assessment, log coaching, peer feedback

3

Survey terintegrasi, KPI sistem, proxy metrics

4

Team effectiveness survey, business metrics

5

Culture health review, longitudinal KPI


Tips Penting (Best Practice)

  • ❌ Jangan ukur semuanya sekaligus

  • ✅ Pilih 2–3 alat ukur per level

  • 📊 Fokus tren, bukan angka sempurna

  • 🧠 Ukur perilaku → sistem → dampak (bertahap)

 
 
 

Comments

Rated 0 out of 5 stars.
No ratings yet

Add a rating
bottom of page