ALAT UKUR KPI BUDAYA COACHING
- Farvis Indonesia
- Dec 20, 2025
- 3 min read
Melanjutkan tulisan di blog sebelumnya mengenai program intervensi untuk setiap level coaching culture maturity, berikut saya susun alat ukur (measurement tools) untuk setiap KPI di tiap level kematangan budaya coaching. Semua alat ini low cost, praktis, dan bisa dijalankan HR internal tanpa vendor mahal.

Saya susun per jenis alat ukur, lalu saya mapping ke KPI per level, supaya mudah dipakai sebagai toolkit.
1️⃣ Pulse Survey (Survei Singkat)
Digunakan untuk:
Mindset
Persepsi coaching
Dampak awal (trust, ownership, engagement)
Format:
5–10 pertanyaan
Skala 1–5 (Sangat Tidak Setuju – Sangat Setuju)
Dilakukan 2–3x per tahun
Contoh pertanyaan
Level 1 – Awareness
“Atasan saya lebih sering bertanya daripada langsung memberi solusi.”
“Saya merasa aman menyampaikan pendapat di tim.”
Level 2 – Skill & Practice
“Atasan saya membantu saya berpikir, bukan hanya memberi jawaban.”
“Percakapan 1-on-1 membantu perkembangan saya.”
Level 3 – Integration
“Performance review saya berfokus pada pembelajaran dan pengembangan.”
“Saya memiliki ownership yang jelas terhadap target kerja saya.”
Level 4 – Impact
“Tim kami mampu menyelesaikan masalah tanpa selalu eskalasi ke atasan.”
“Kolaborasi lintas fungsi berjalan efektif.”
Level 5 – Sustainability
“Pemimpin di organisasi ini secara konsisten mengembangkan pemimpin lain.”
“Pembelajaran dan refleksi adalah bagian dari budaya kerja.”
📌 Output:Skor rata-rata per level + tren peningkatan
2️⃣ Self-Assessment Manajer (Checklist Perilaku Coaching)
Digunakan untuk:
Leadership mindset
Konsistensi praktik coaching
Format:
Checklist bulanan / kuartalan
Ya / Tidak / Kadang-kadang
Contoh checklist
Saya menyiapkan pertanyaan sebelum 1-on-1
Saya menahan diri untuk tidak langsung memberi solusi
Saya menutup percakapan dengan komitmen dari coachee
Saya melakukan refleksi setelah percakapan penting
📌 Digunakan di: Level 1–3
📌 Output: % manajer yang mempraktikkan coaching secara konsisten
3️⃣ Log Percakapan Coaching (Coaching Conversation Log)
Digunakan untuk:
Mengukur frekuensi & konsistensi coaching
Format sangat sederhana (Excel / Google Form):
Tanggal
Dengan siapa
Topik
Coaching / directing
Outcome singkat
📌 Digunakan di: Level 2–4
📌 Output KPI:
% manajer melakukan coaching min. 1x/bulan
Jumlah coaching conversation per unit
4️⃣ Observasi Ringan / Spot Check
Digunakan untuk:
Validasi kualitas coaching (bukan audit ketat)
Pelaksana: HR / internal coach / pimpinan seniorMetode:
Observasi rapat / 1-on-1 (sampling)
Indikator observasi
Pertanyaan terbuka digunakan
Mendengarkan aktif
Tidak mendominasi percakapan
Coachee menyimpulkan sendiri
📌 Digunakan di: Level 1–3
📌 Output: Skor kualitas coaching (rendah – sedang – baik)
5️⃣ Pre–Post Coaching Skill Assessment
Digunakan untuk:
Mengukur efektivitas pelatihan coaching
Format:
Assessment sebelum & sesudah pelatihan
Bisa berupa:
Quiz singkat
Role play dengan rubric sederhana
Contoh indikator
Kualitas pertanyaan
Struktur percakapan
Kemampuan mendengarkan
Penutupan dengan action plan
📌 Digunakan di: Level 2
📌 Output: % peningkatan kompetensi (mis. +20%)
6️⃣ Team Effectiveness Survey
Digunakan untuk:
Team coaching
Kolaborasi & akuntabilitas
Contoh indikator
Kejelasan tujuan tim
Kualitas diskusi & keputusan
Akuntabilitas antar anggota
Cara tim menyelesaikan konflik
📌 Digunakan di: Level 4
📌 Output: Skor efektivitas tim sebelum–sesudah coaching
7️⃣ Business Proxy Metrics (Indikator Tidak Langsung)
Digunakan untuk:
Mengaitkan coaching dengan dampak bisnis
Contoh proxy
Penurunan eskalasi ke atasan
Penurunan konflik formal
Peningkatan penyelesaian masalah di level tim
Retensi talenta kunci
Readiness suksesi
📌 Digunakan di: Level 3–5
📌 Output: Tren perbaikan dari waktu ke waktu
8️⃣ Coaching Culture Health Review (Tahunan)
Digunakan untuk:
Level 5 (sustainability)
Isi review:
Konsistensi perilaku coaching
Keberlanjutan pasca pergantian pimpinan
Ketersediaan internal coach
Alignment dengan nilai & sistem
📌 Metode: workshop refleksi + data KPI
📌 Output: rekomendasi intervensi lanjutan
Ringkasan: Alat Ukur per Level
Level | Alat Ukur Utama |
1 | Pulse survey, observasi ringan |
2 | Skill assessment, log coaching, peer feedback |
3 | Survey terintegrasi, KPI sistem, proxy metrics |
4 | Team effectiveness survey, business metrics |
5 | Culture health review, longitudinal KPI |
Tips Penting (Best Practice)
❌ Jangan ukur semuanya sekaligus
✅ Pilih 2–3 alat ukur per level
📊 Fokus tren, bukan angka sempurna
🧠 Ukur perilaku → sistem → dampak (bertahap)






Comments